Sabtu, 06 Juni 2020

Kak, Kedokteran Unsoed Itu Biaya Kuliahnya Berapa sih?

Bismillaah

Hai!

 

Jadiiii. Tulisan ini aku buat karena banyak banget calon mahasiswa baru yang menanyakan hal seperti judul tulisanku ini. Sampai aku copas copas aja penjelasannya :)

Okey. Sepertinya memang perlu dijelaskan. Aku hanya akan membahas kampusku karena aku ngga kenal kampus orang lain. Hehe :)

Sistem pembayaran uang kuliah per semester di Fakultas Kedokteran Unsoed adalah UKT (Uang Kuliah Tunggal) di mana pembayarannya itu per semester dan sudah termasuk biaya almamater, ujian, praktikum, dan sebagainya. Jadi kamu cuma bayar satu kali setiap satu semester dan tidak ada lagi biaya lainnya.

 

"Ada uang masuknya ngga, Kak?"

Okay.

Aku paham yang kalian maksud adalah uang pangkal yaitu uang yang harus dibayarkan ketika pertama masuk atau diterima di jurusan yang dipilih. Uang pangkal ini memang terkenal menyeramkan di telinga banyak calon maba dan orang tua calon maba karena nominalnya yang biasanya fantastis, apalagi untuk fakultas kedokteran.

Nah di FK Unsoed ini juga ada uang pangkal, TAPI HANYA UNTUK yang diterima melalui Jalur SPMB atau jalur mandiri di mana ujian masuknya dilakukan langsung oleh universitas bukan oleh Kemenristekdikti RI.

Jenis ujian seleksi masuk PTN itu, seperti yang mungkin kalian udah paham banget, kan ada 3, yaitu SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri), SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), dan Ujian Mandiri. Nah... Kalau kamu diterima di FK Unsoed lewat SNMPTN atau SBMPTN, kamu terbebas dari uang pangkal yang mengerikan.

 

Lalu, the next most frequently asked question iiiis "UKT nya berapa, Kak?"

Baiklah. Biar jelas, ini aku lampirkan link SK Biaya Pendidikan Unsoed yaa, masih sama kok sampai pas tahun aku masuk (2019).

 

http://spmb.unsoed.ac.id/sites/default/files/Lampiran_SK_Biaya_Pendidikan.pdf

 

Nah bisa dilihat yaa, di situ ada pembagian ke dalam beberapa golongan, yaitu I, II, ..... VII. Terlihat dari golongan I sampai VII nominalnya semakin besar. Jadi, setiap dari kalian mungkin UKT nya berbeda. Besaran UKT ini didasarkan pada penghasilan orang tua kalian. Semakin besar penghasilan orang tua, ya semakin besar UKT yang harus dibayar tiap semesternya.

"Kak, kalau gaji orang tuaku segini, kira-kira aku golongan berapa?". Maaf aku tidak bisa memenuhi keinginan kalian untuk mengetahui itu. Soalnya, nanti pihak kampus akan mempertimbangkan berbagai hal juga, seperti berapa saudara kandung kamu, yang mana dapat mempengaruhi besaran  UKT. Jadi kamu harus masuk dulu, barulah tahu.

"Loh, Kak, itu apa Biaya Kuliah Tunggal yang sampe 20an juta itu? Ayahku ngga punya uang sebanyak itu :(. ". Tenang gais, tenang! Jadi, dulu aku pernah bertanya kepada pihak kampus langsung mengenai BKT ini. Nah mereka bilang, BKT ini HANYA UNTUK MENGINFORMASIKAN fakta berapa besarnya biaya yang sebenarnya dibutuhkan oleh jurusan untuk dapat melaksanakan perkuliahan dengan maksimal. Nah karena kita ini PTN, maka BKT itu ENGGA ADA. Karena, BKT itu di-cover atau ditutupi atau dibantu oleh pemerintah yang mulia hatinya. 

Jadi ya yang perlu kita bayar CUKUP UKT DI TIAP SEMESTER saja.

 

Gimana? Cukup jelas, temen-temen?

Ini aku jelaskan berdasarkan yang aku tahu, baik berdasarkan pengalaman tahun lalu maupun bertanya pada pihak kampus. 

 

"Jadi dokter itu susah. Otak sama duit harus maju bareng." - Anonim -

Otaknya betul sih, tapi engga dengan duitnya. Engga sepenuhnya betul, engga sepenuhnya salah. Kalau kalian bisa membunuh saingan kalian dan berhasil lolos SNMPTN atau SBMPTN, cukup amanlah duit lian!

 

Bisa komentar langsung di bawah kalau ada yang mau ditanyakan, atau hubungi aku lewat instagram :

@pujiastutiretno123

 

See ya, future doctor!

 

 


" Mari Bangkit Kembali! "

" MARI BANGKIT KEMBALI " By Kharisma Panji Khrisna (Alumni SALMAN FT Unsoed) Kata akh Panji, "Awali dengan Bismillaah. ...